Online Advertisement – Demand Side Platform

https://qillknows.wordpress.com/
Demand-side platfomr (DSP) dapat dikategorikan sebagai sebuah perangkat lunak yang digunakan untuk membeli sebuah iklan secara otomatis. DSP secara umum banyak digunakan oleh para pemilik ilklan dan agen-agen periklanan untuk membantu mereka membeli tempat iklan, video, banner, dll.

Sebelum era DSP dimulai, iklan-iklan digital diperjualbelikan dengan cara manual antara pembeli dan penjual (keduanya merupakan manusia). DSP membuat proses lebih otomatis dan lebih efisien dengan menghilangkan bagian-bagian yang melibatkan tenaga manusia, termasuk proses negosiasi.

Cara kerja DSP bisa dibilang agak rumit untuk dimengerti. Namun secara singkat, DSP bertugas untuk membeli impresi yang ditawarkan oleh Publisher atau “yang empunya lahan untuk beriklan” (yang bertugas menampilkan iklan di websitenya). Secara teknis, si Publisher akan melelang impresi untuk pemasangan iklan di pasar yang dikenal dengan istilah Ad Exchanges, dan DSP akan menentukan dan membeli (secara otomatis) impresi manakah yang paling layak untuk mengiklankan iklannya. Harga dari impresi-impresi tersebut sering kali ditentukan oleh system lelang (Real-Time Auction) melalui proses yang dikenal dengan nama Real-Time Bidding. Ini berarti sudah tidak diperlukan lagi keterlibatan langsung dari manusia untuk masalah negosiasi harga. Karena jelas, tawaran dengan harga tertinggilah yang akan menang. Proses ini hanya memakan waktu sepersekian mili-detik tepat sebelum halaman website ditampilkan.

Hampir semua orang berpikir kalau DSP sama dengan Ad Network. Memang ada benarnya, namun DSP menawarkan lebih, sehingga DSP sering disebut perpanjangan tangan dari Ad NEtwork. Ini dikarenaka DSP menawarkan kemampuan untuk membeli, pelayanan dan pelacakan iklan yang terpusat pada satu central software. Hasilnya, kampanye iklan dapat dengan mudah dan ringkas. Bahkan menurut beberapa pakar, DSP adalah generasi berikutnya dari Ad Network.

Kemudian bagaimana dengan nasih orang-orang yang dahulunya bertugas membeli iklan? Pastinya jumlahnya berkurang. Sang empunya iklan sekarang lebih cenderung untuk menggunakan DSP dikarenakan biaya yang lebih murah dibandingkan untuk membayar manusia. Namun demikian, tetap keterlibatan manusia diperlukan dalam level strategis untuk mengoptimalkan proses periklanan. Hanya pada level transaksional saja yang membutuhkan sedikit campur tangan manusia.

Lalu siapa saja para pemain besar DSP? Google’s Invite Media, MediaMath, Turn, DataXu, X+1 dan masih banyak lagi. Beberapa DSP bahkan lebih fokus pada channel-channel tertentu seperti video atau selular.
https://qillknows.wordpress.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s